Penulis pingin ngucapin selamat berpuasa bagi saudara-saudari yang beragama muslim. Semoga kita semua bisa menjalankan ibadah kita di bulan ini dengan maksimal dan sebaik-baiknya. Maafkan bila penulis sering berbuat kesalahan baik dalam tulisan blog maupun dalam kehidupan nyata penulis. Selamat menunaikan ibadah puasa 1434 H :)
Marhaban Ya Ramadhan
Totoooooooo!!!
Bbrp minggu yg lalu Mb Ayun pulang ke sby.. Bawa seekor makhluk kecil yg dinamainya Toto. Ini dia foto si Toto..
Toto ini rese bgt lo, hobinya cuma makan sm tidur. Kalo dia lagi lapar dia bakal manjat"in 'penjara plastiknya' dia tuh, trs bakal kedenger suara kreek.. kreek.. soalnya dia manjatnya pake cakar -_-
Oiya, makanannya Toto yg pelet kan udah mau habis, nah aku kemarin lusa iseng cari" info makanan alternatifnya Toto.. Dan anda tauuu? Toto adalah omnivora, harusnya nggak susah ngasi makannya. Dikasih pisang sama pepayapun 'harusnya mau'..
Lucunya, pas Ibuku aku kasih tau kalo Toto itu omnivora, tiba-tiba Ibu ngasih keripik singkong ke 'penjara plastiknya' Toto, what? Toto gak mau makan.. Aku ngempet ketawa deh...
Trus besoknya, aku juga penasaran.. aku masukin kurma ajwa, kurma biasa, pepaya, daun jeruk, sama coklat van houtten ke 'penjara plastiknya' toto. Dan see? yg dimakan toto cuma kurma ajwa sama coklat van houttennya.. Oke, Toto cuma mau makanan mahal..
Oiya, Toto ini punya kebiasaan buruk, suka kejang-kejang kalo denger suaraku, apalagi kalo aku nyanyi trs aku arahin suaraku ke dia, dia bakal reaktif kayak pengen kabur gitu. Duh, nyebelin deh Toto!
Ini dulu ya cerita Totonya. Biar si Ayyuni baca, terus bawa Totonya balik ke Malang. Oiya, besok kan Kamis, Toto diajak puasa gak ya? Dalam rangka menghemat persediaan makanan lol
Fenomena Agama
Indonesia ini negara dengan jumlah umat muslim terbanyak di dunia. Wow! Hebat sekali, kita pasti berpikir begitu. Tapi herannya, dari sekian banyak umat muslim itu, banyak pula alirannya. Padahal tetap saja, yang kita sembah hanya satu, Allah SWT.
Puncak keheranan saya adalah kemarin tepatnya. Ketika Ibu saya bercerita bahwa pada malam nisyfu sa'ban, di salah satu masjid terbesar di Surabaya, diadakan sholat Maghrib, sholat Tasbih, dan sholat Isya' berjamaah. Dalam masjid tersebut ada 2 jamaah berbeda, 2 imam berbeda, dalam waktu yang sama. Alasannya karena berbeda jamaah, tidak cocok dengan imamnya atau sebagainya. Sehingga ketika imam utama membaca surat pendek, ada satu imam lagi yang masih membaca Al-Fatihah. Padahal mereka dalam satu masjid! Astaghfirullah..
Saya nggak ngerti sama jalan pikir mereka, ingin dibilang benar sendiri atau apalah. Setahu saya, tidak boleh dalam satu masjid ada 2 jamaah yang berbeda, 2 imam yang berbeda dalam waktu yang bersamaan, melaksanakan sholat yang sama.
Ini baru satu kasus, belum kasus lain di dunia nyata-maya.
Ini baru ditemui di satu masjid, belum masjid yang lain.
Aneh ya.. Terlihat 'egois' dan 'semaunya sendiri'
Di mana toleransinya? Di mana menghargainya?
Kalau rasa saling toleransi dan rasa saling menghargai dalam satu agama saja sudah memudar seperti ini, bagaimana rasa toleransi dan rasa saling menghargai terhadap agama lain? Padahal kan ada 5 agama yang harus hidup saling rukun damai sentosa dan sejahtera dalam negeriku Indonesia ini...
Coba dengar, jangan hanya mau didengar
Akhir-akhir ini ramai soal kenaikan harga BBM. Ada pihak yang pro, ada yang kontra. Saling ramai, saling menyalahkan. Gemas sekali yang melihatnya.
Malam Sebelum Kenaikan BBM
![]() |
| Diambil oleh Ibu saya, tidak fokus (blur) karena sedang mengendarai motor |
Be Patient, Be Strong
Terkadang, hidup berjalan tak sesuai keinginan. Bukan untuk disesali, menyesal tak akan pernah berguna sampai kapanpun. Dan sudah fix, masa lalu tak akan pernah berubah, itulah sebabnya. Yang ada hanya masa depan, bagi orang-orang yang mau bangkit dari bayang-bayang masa lalu mereka.
Mimpi
Kenyataan memang gak selalu berbanding lurus dengan impian. Bukannya kita gak boleh mimpi, mungkin belum saatnya mimpi itu terwujud.
Hidup ini gak selalu lurus, gak semua yang kita mau bisa terealisasi, mungkin belum waktunya, mungkin Allah masih nyiapin sejuta rencana yang lebih baik buat kita.
Ketika mimpi itu belum terwujud, kuatlah. Jangan nangis, jangan marah, apalagi nyalahin Allah. Toh, nangis dan marah gak bakal nyelesaiin masalah.
Ketika mimpi itu belum terwujud, berdoalah. Toh, kalau kita yakin dan usaha, mungkin saja doa kita terwujud di lain waktu, dalam wujud yang lebih baik tentunya. Kan Allah sudah janji gak akan ngubah keadaan suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang ngubah.
Ketika mimpi itu belum terwujud, renungilah. Mungkin saja kita salah jalan ketika menapaki tangga-tangga mimpi kita.
Dan ketika mimpi itu belum terwujud, sadarilah. Bahwa ada sebagian mimpi kita yang selamanya akan jadi mimpi, dan lenyap ketika kita mencapai realita.
Begitulah mimpi, biarlah mimpi itu berkelana dalam kehidupan kita, menari-nari di atas pandangan kita, berlarian di alam bawah sadar kita, jangan dibuang, sekalipun mustahil membuatnya jadi realita.






.jpg)


